Usia Yang Sedetik

Mulai dari jam 07.12 pagi ini seperti biasa saya cek beberapa akun sosmed saya.  Yang menarik dari beberapa post teman saya adalah ucapan bela sungkawa kepada orang yang bahkan saya tidak kenal. Tapi karena penasaran saya cek akun-akun orang tersebut. Dan dari gaya bicara dan foto yang terpasang bisa disimpulkan kalau usia mereka masih muda, beberapa sangat muda bahkan.

Saya sendiri tidak tahu karena apa mereka meninggal, sakit?kecelakaan?atau yang lainnya. Tapi seperti ada alarm yang berbunyi sangat kencang dikepala saya untuk membangunkan kesadaran saya bahwa usia saya ya hanya di detik ini saja!!..saya benar-benar tidak tahu sampai detik berapa kedepan saya akan menyudahi usia.

Lalu saya melihat wajah istri dan anak saya, semakin saya bersyukur sama Pemilik Alam Semesta bahwa saya masih bisa menikmati hidup saya ini dekat dengan orang-orang yang saya cintai.

Dan saya semakin ingin menikmati tiap detik-detik saya yang tersisa paling tidak dengan jangan menyusahkan orang lain dan terus menikmati hidup saya ini. Dan ketika saya menanamkan itu dikepala saya, semua terasa ringan dan merasakan kenikmatan tertinggi buat saya : No regrets for yesterday,No expectations for tomorrow,just me and this day…..

(Apakah posting ini pertanda? aaahhh tidak usah terlalu begitu. Saya percaya Dia tau yang terbaik sampai kapan usia saya)

Salam Damai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s